Senin, Desember 12, 2011

Prosedur Penerimaan Kas

A. Dari Penjualan Tunai
Bagian-bagian yang terkait aktiva lancar:
1. Bagian Order Penjualan : bertugas membuat faktur penjualan 3 lembar (untuk pembeli, bagian gudang, arsip bagian penjualan).
2. Bagian Kasa : bertugas menerima pembayaran, memasukkan data ke register kas, memberi cap lunas, faktur bersama pita register diserahkan ke bagian pengiriman selanjutnya membuat bukti setoran ke bank.
3. Bagian Pengiriman : bertugas menerima barang dan faktur ke 2 dari gudang lalu mencocokkan dengan faktur yang di cap lunas dan pita register diserahkan ke bagian jurnal dan laporan.
4. Bagian jurnal dan laporan : bertugas menerima faktur lembar ke 1 dan pita register lalu mencatat ke buku jurnal penerimaan kas.

B. Dari Penerimaan Piutang
Bagian-bagian yang terkait adalah sebagai berikut:
1. Bagian sekretariat : bertugas menerima surat pemberitahuan bersama cek dari debitur tentang transfer dana dari memo kredit dari Bank, membuat surat pemberitahuan ke bagian piutang dilampiri surat dari Debitur dan memo kredit dari bank.
2. Bagian Piutang : Menerima surat pemberitahuan dari debitur dan memo kredit dari bank, membuat bukti penerimaan kas (BKM), mencatat bukti penerimaan kas ke buku pembantu piutang.
3. Bagian kas : Menerima daftar surat pemberitahuan dan cek dari bagian sekretariat, membuat bukti setoran ke bank sebanyak 3 lembar, menyetor cek dari langganan ke bank dan bukti setoran, menyerahkan kembali ke bagian piutang dan 1 lembar untuk arsip bagian kasa.
4. Bagian jurnal dan laporan : bertugas menerima bukti penerimaan kas, surat pemberitahuan dari debitur dan bukti setoran ke bank dari bagian piutang, mencatat bukti penerimaan kas ke jurnal penerimaan kas, kemudian diarsipkan.

0 komentar:

Poskan Komentar